Finally, I love tiket.com


c360_2016-12-03-12-33-02-609
Pemateri (ki-ka): bu Nuniek, pak Gaery & bu Mugniar

I love tiket.com, itu terjadi setelah acara ‘Ngopi Bareng Tiket’ Makassar yang diadakan oleh Tiket.com pada hari Sabtu tanggal 3 Desember 2016 bertempat di Hotel Melia Makassar di Jalan Andi Mappanyukki no 17, Makassar. Acara yang dimulai sejak sekitar pukul 10 wita ini memang penuh informasi baru bagi para blogger yang hadir, terutama saya. Informasi-informasi tersebut berkisar utamanya pada apa dan bagaimana kiprah Tiket.com selaku online ticket agency di Indonesia. Namun, acara yang berhastag #NgopiBarengTiket ini memang memilih topik yang gres, yang diperlukan oleh masyarakat luas terutama mereka yang suka traveling dan tentunya para blogger.

Bagaimana tidak menyukai (love) tiket.com? Pertama, karena tiket.com mau menyelenggarakan acara #ngopibarengtiket ini dimana salah satu topiknya adalah membahas tentang apa dan bagaimana itu Tiket.com yang disampaikan oleh pak Gaery Undarsa – C0-founder & chief communication officer Tiket.com. Hal ini penting buat saya terutama karena saya kan termasuk commuter – tapi bukan fansnya commuter line yang melayani rute jabodetabek lho ya. Saya commuter dalam arti sering sekali bepergian terutama untuk kumpul dengan keluarga. Maklum, walau saya kantor ada di Makassar, tapi keluarga saya (istri dan anak) tidak tinggal di Makassar, tetapi di Bogor. Jauh kan ya? Hehehe untuk itulah, aplikasi tiket online sangat membantu untuk saya terutama dalam mencari tiket yang harga lumayan terjangkau lah (baca: memang selalu cari yang murah sih, wajar kan ya, hehehe) untuk pp (pulang pergi) Makassar – Jakarta. Sementara ini, di gawai (gadget) saya baru ada satu OTA (online ticket agent – OTA yang sebelah itu lho yang sering masuk tipi) yang menjadi tumpuan saya saat mencari tiket dari Makassar ke Jakarta, maupun sebaliknya. Nah semenjak kemarin ikutan #ngopibarengtiket, jadi tambah satu nih OTA di gawai saya dengan tiket.com. Kalau menarik dan competitif, tidak menutup kemungkinan, OTA yang ada di gawai saya, cukup satu dan itu tiket.com (pengalaman saat membeli tiket dengan menggunakan tiket.com akan saya share di kesempatan lain). Penasaran banget soalnya mau coba pakai tiket.com, ya penasaran dengan mekanismenya dan penasaran dengan harganya, murah mana nih. Walau sebetulnya, masih menurut pak Gaery saat menjawab pertanyaan tentang harga kompetitif, OTA itu ada harga reratanya, kalaupun murah atau ada selisih antara OTA yang satu dengan OTA yang lain, paling hanya selisih beberapa ribu rupiah saja. Hanya saja, konsumen, walau harga berbeda beberapa ribu rupiah saja, tetap akan memilih yang lebih murah.

screenshot_2016-12-07-20-15-19-218_com-tiket-gits
Tampilan tiket.com di aplikasi android

Kedua, tiket.com ternyata merupakan agen tiket online number one (nomor 1) serta agen tiket online (OTA) yang masuk berbasis mobile pertama kali di Indonesia dan kepemilikannya 100% lokal, disamping untuk Makassar, ternyata warga Makassar termasuk 5 (lima) kota yang digital user ataupun buyer tiket.com yang terbesar lho, diantara beberapa kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan Yogyakarta, demikian tambah Gaery dengan semangat. Hebatkan ya. Ini artinya tiket.com sudah memperoleh tingkat kepercayaan yang cukup tinggi dari para traveler ataupun user yang memerlukan tiket untuk kegiatan bepergiannya. Coba perhatikan best achievement tiket.com di tahun 2015, mencapai lebih dari 3,5 juta booking tiket atau sekitar 15 ribu booking tiket per hari. Sudah terbukti toh? Kalau sudah memiliki tingkat kepercayaan demikian tinggi, tentu kita tidak perlu ragu untuk memilih tiket.com sebagai OTA andalan kita, bukan begitu? So, mau beli tiket pesawat terbang, tinggal klik tiket.com saja deh.

Ketiga, tiket.com tidak hanya menyediakan kemudahan customer untuk membeli tiket pesawat saja, tetapi juga hotel, kereta api, even-even (pertunjukan-pertunjukan) bahkan hingga rental mobil di beberapa kota pun dimudahkan. Belum percaya toh? langsung saja instal aplikasinya di gawaimu, terutama yang memiliki gawai android, mudah ko, tinggal cari di playstore, lalu install deh.

Keempat, diacara #NgopiBarengTiket itu tiket.com, walaupun sebagai sponsor utama kegiatan ini, tapi topik utama pertemuan ini justru ‘memanjakan’ blogger dengan perbincangan-perbincangan seputar dunia blogging. Sesuai dengan topiknya: Magnetize & Monetize: how to attract brands and monetize your blog, memang ditujukan bagi para blogger yang hadir untuk lebih mau me-ngotak-atik blognya. Untuk keuntungan para blogger itu sendiri, bukan para pemateri maupun pihak lain. Simak saja penuturan pemateri-pemateri selanjutnya, yaitu bu Mugniar Marakarma (blogger: mugniar.com & content writer) dan bu Nuniek Tirta Sari (blogger and founder of Indonesia Lifestyle Digital Influencer group), walau bu Nuniek ini lebih berfungsi sebagai moderator dalam pertemuan tersebut tetapi kehadirannya serta informasi-informasi yang disampaikannya tidak kalah menarik dan bermanfaatnya dengan apa yang disampaikan oleh pemateri ‘sesungguhnya’ yaitu bu Mugniar.

Dari sesi yang diperuntukkan bagi blogger-blogger yang berada di kota Makassar ini,  terlihat bahwa sangat penting untuk merawat, memelihara, mempercantik/memperindah blog kita secara teratur agar terus-menerus menarik pembaca untuk berkunjung ke blog kita. Disamping kemungkinan besar untuk menarik pundi-pundi rupiah dari blog kita seperti pengalaman-pengalaman yang disampaikan oleh bu Mugniar maupun bu Nuniek.

Secara khusus bu Mugniar mengingatkan beberapa poin yang harus dijaga oleh para blogger terkait dengan magnetize dan monetize tersebut yaitu agar para blogger memperhatikan ‘senjata’ yang perlu dimiliki sebagai blogger, yaitu: Hardware, software, brainware, perilaku dan berkomunitas. Kelima hal tersebut yang dijaga oleh bu Mugniar untuk eksis hingga sekarang terkait dengan magnetize maupun monetize blognya.

Sementara bu Nuniek menekankan pada perlunya blogger-blogger itu memperhatikan personal branding dan ‘ternak blogger’, seperti yang ia lakukan selama ini. Personal branding dibentuk dengan cara menentukan jati diri blog kita (walau masih dalam bentuk gado-gado isinya) dan mempromosikannya, termasuk menggunakan ‘red card’ (semacam porto folio) tentang blog kita dan ternak blogger adalah terkait dengan konten blog yang kita miliki, kita bisa menggunakan (mengadop, bukan plagiat) konten dari luar agar menjadi bagian dari konten/isi blog kita.

img-20161206-wa0028
Foto bareng pemateri dengan blogger-blogger Makassar

Keempat hal tersebut diatas yang membuat saya love tiket.com, apalagi dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh tiket.com seperti yang telah disampaikan oleh pak Gaery di atas, mengapa tidak kita jadikan sebagai OTA andalan kita, terlebih juga (sudah tahu belum?), tiket.com, yang didirikan pada bulan Agustus tahun 2011 ini juga memberikan kesempatan kepada siapa saja yang berminat untuk menjadi agennya tiket.com melalui mekanisme yang dinamakan  ‘offline agent resellers‘ yang informasinya bisa dilihat lebih jauh di http://www.tiket.com/partner bagi yang berminat ya. Makin love tiket.com kan sekarang, percaya toh?

img-20161206-wa0022
Foto bareng bu Nuniek dengan Kompasianer-Kompasianer Makassar

Di bagian atas saya sempat menyampaikan bahwa akan menceritakan sedikit pengalaman saat bertransaksi dengan tiket.com dan hal itu akan saya ceritakan sebagai berikut:

Jadi hari ini (8/12/2016) merupakan pengalaman pertama saya menggunakan tiket.com, ya didorong oleh rasa penasaran seperti yang saya sampaikan di atas. Saya membeli tiket untuk liburan ke Jakarta beberapa waktu ke depan.

Step 1: saya membanding-bandingkan antara tiket.com dengan OTA lain, dan ternyata di hari & jam keberangkatan yang saya inginkan, harga yang diberikan tiket.com lebih murah. Langsung tiket tersebut saya booking. Saya tidak membooking tiket pulangnya, karena alasan kemudahan yang ditawarkan oleh tiket.com. Menurut penurutan pak Gaery dalam acara gathering tersebut, booking dapat dilakukan hingga 3 (tiga) jam sebelum keberangkatan. Walau belom senekat itu setiap membooking tiket pesawat, tapi saya mau mencoba untuk membeli tiket pulang ke Makassar  mungkin nanti sehari sebelum kepulangan saja.

Step 2: Mengisi formulir yang ada di aplikasi tiket.com, sangat mudah hanya mencantumkan nama, email dan nomor telepon. Sesaat setelah proses konfirmasi harga terkahir & check out, akan masuk email dari tiket.com yang mengkonfirmasikan tiket pesawat yang kita booking serta permintaan untuk membayar ke rekening bank yang dimiliki oleh tiket.com. Saya memilih menggunakan netbanking bank Mandiri yang ditransfer ke rekening bank Mandiri milik tiket.com. Kode booking saya saat bertransaksi adalah 31991363.

Step 3: Memkonfirmasi pembayaran yang sudah dilakukan. Di email yang dikirim kepada setiap user telah dicantumkan link untuk mengkonfirmasi pembayaran kita. Saat masuk ke link tersebut dan akan mengkonfirmasikan pembayaran yang sudah saya lakukan, ternyata tiket.com sudah lebih dahulu mengetahui proses pembayaran tiket saya, sehingga keterangan yang muncul adalah: ‘tiket sudah dibayar’. Begitu cepat dan mudahnya.

Step 4: Menunggu kiriman e-tiket lewat email. Tidak sampai lima menit kemudian, datang email berikutnya dari tiket.com yang berisi e-tiket. yuhuu… tiket sudah ditangan nih, siap untuk ke Jakarta.

Step 5: Mengisi survey. Bila berminat, tiket.com kemudian mengirimkan email selanjutnya yang berisi survey kepuasan pelanggan. Bukan suatu keharusan, tetapi alangkah baiknya kalau kita isi demi perbaikan tiket.com ke depannya.

Step 6: Terakhir, kita akan menerima informasi tentang poin yang kita dapat dari pembelian menggunakan tiket.com ini, yaitu TIX, yang dalam jumlah tertentu poin-poin tersebut dapat ditukarkan dengan voucher untuk transaksi lain.

Terima kasih.

Semoga bermanfaat.

Makassar, Desember 2016

@kangbugi

(nb: foto-foto adalah dokumentasi pribadi, dokumentasi mbak Mardiya dan dokumentasi mbak Andi Arifayani)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s