Bambu, pertanda adat dan manfaatnya di Sulawesi Selatan


Alasugi/Lasugi/Balla yang dibangun di depan rumah (dok. pribadi)
Alasugi/Lasugi/Balla yang dibangun di depan rumah (dok. pribadi)

Masyarakat di Sulawesi Selatan menyebutnya dengan Alasugi, Lasugi, atau bahkan kadang disebut Balli. Saya mengenal nama ini sewaktu melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu sebuah bangunan sederhana di depan rumah penduduk.

Rumah panggung - Kab. Bulukumba (dok. pribadi)
Rumah panggung – Kab. Bulukumba (dok. pribadi)

Bukan sekedar bangunan biasa, walau (hanya) terbuat dari bambu. Masyarakat menyebutnya dengan Alasugi atau Lasugi atau Balli, adalah sebutan untuk ‘gapura’ yang terbuat berbahan dasar bambu. Dipasang didepan rumah sebagai gapura dan memiliki fungsi pertanda bahwa di rumah tersebut akan dilangsungkan suatu acara besar, yaitu pernikahan, dan pernikahan yang dilakukannya adalah yang penuh ritual dan bermartabat.

Read more (ingin tahu lebih lanjut)? silahkan klik link berikut ini: http://linihijau.com/2012/07/20/bambu-pertanda-adat-dan-manfaatnya-di-sulawesi-selatan/

Happy reading,

Terima kasih.

Bugi Sumirat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s