‘Western Lesser Sundas Province, dimanakah itu?


Tampilan di www.indonesia.go.idSudah pernah berkunjung ke portal nasional Republik Indonesia yang dikelola oleh Sekretariat Negara dan Menkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) dengan alamat di: www.indonesia.go.id?

Dalam portal ini, jika anda klik potensi social and cultural dalam versi bahasa Inggrisnya, disitulah dapat kita temukan kata-kata ‘Western Lesser Sundas Province’ (WLS). Istilah itu ternyata dimaksudkan untuk meng-inggris-kan kata Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang biasanya cukup disebut dengan ‘West Nusa Tenggara Province’ (WNT). Termasuk juga Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam website tersebut disebut sebagai ‘Eastern Lesser Sundas Province’ (ELS), padahal dalam istilah yang umum dikenal, disebut dengan East Nusa Tenggara Province (ENT).

Tepatkah? Menurut saya kurang tepat. Beberapa alasan diantaranya adalah:

  1. Didalam kamus, istilah ‘Lesser Sunda Islands (bukan Sundas) diartikan sebagai ‘a chain of islands forming a province of Indonesia to the east of Java; includes Bali and Timor’ – jadi bukan hanya untuk wilayah Nusa Tenggara Barat/Timur saja.
  2. Dalam beberapa referensi yang saya baca, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, cukup di-inggris-kan dengan West Nusa Tenggara Province dan East Nusa Tenggara Province.

Namun anehnya, jika kita klik kata-kata WLS maupun ELS, maka yang muncul adalah halaman baru yang menggunakan WNT, bukan WLS dan ENT, bukannya ELS.

Benar-benar membingungkan. Tetapi ternyata itu baru awal dari kebingungan-kebingungan lainnya yang ‘bertaburan’ dalam website itu, antara lain:

  1. Untuk provinsi Maluku, digunakan dua istilah: Maluku province dan Mollucas province;
  2. Untuk provinsi Sulawesi Tengah, terdapat dua istilah pula: Middle Sulawesi Province dan Central Sulawesi Province;
  3. Untuk yang bersifat administratif, coba anda cari ‘hubungi kami’ dalam website tersebut, maka yang nampak adalah nama pengelola website beserta alamatnya (Setneg – plus nomer telepon dan Menkominfo) tanpa dilengkapi dengan alamat email maupun sarana untuk meninggalkan pesan (apakah pembaca/pengunjung portal ini diharapkan untuk melakukan kontak dengan pengelola melalui pos – mungkin terlupa kalau ini adalah sarana informasi melalui dunia maya).
  4. Penggunaan bahasa Inggris yang boleh dikatakan tidak menggunakan standar bahasa Inggris, seperti ‘hilang’ to be-nya, tidak jelas apa yang dimaksud karena kacaunya kata-kata yang digunakan.

Saya sendiri tidak terlalu mahir berbahasa Inggris, tetapi melihat susunan kata yang digunakan, informasi yang disajikan, kok rasanya tidak sepadan untuk portal sekelas www.indonesia.go.idyang dikelola oleh dua buah lembaga negara ini yang tentu saja sangat potensial untuk digunakan sebagai acuan oleh pengunjungnya, dari dalam negeri maupun luar negeri.

Salam hangat.

Albury, 23 November 2010

[Diposting juga di:  http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/23/%e2%80%98western-lesser-sundas-province%e2%80%99-dimanakah-itu/]

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s