Mudahnya melegalisir dokumen


Pengalaman saya ketika melegalisir ijazah dulu, membuat saya kadang sudah merasa repot sebelum proses legalisirnya itu sendiri.

Proses yang pernah saya lalui seperti ini:

Untuk yang sifatnya umum, pertama-tama mempersiapkan fotokopi dokumen yang mau di legalisir, di tempat asalnya. Kemudian, karena saya tinggal di lain kota-provinsi-pulau sehingga saya tidak dapat memproses legalisir dokumen itu, saya perlu minta bantuan seseorang yang saya kenal baik yang bisa membantu mengurusnya.

Kemudian dokumen itupun dikirim untuk dimulai proses legalisir. Orang yang membantu pengurusan dokumen itu, harus mendatangi langsung kantor untuk melegalisir dokumen dimaksud, setelah dibuatkan surat pengantar, kemudian diminta untuk datang kembali mengambil dokumen tersebut (proses legalisir tidak bisa selesai dalam satu hari), tentu setelah membayar biaya administrasi seperlunya.

Setelah itu, dokumen yang telah dilegalisir dikirimkan kembali pada saya.

Lumayan, cukup menghabiskan waktu untuk mengurus proses legalisir dari awal hingga dokumen tersebut sampai kembali di tangan saya.

Untuk legalisasi yang sifatnya kedinasan (kantor), kepala kantor (karena jabatannya), memiliki wewenang untuk memberikan keterangan bahwa fotokopi dimaksud sesuai dengan aslinya.   

Pengalaman saya di Australia memperlihatkan hal lain. Untuk keperluan administrasi di Australia, ada sistem/lembaga yang namanya Justices of the Peace (JP). JP ini memiliki wewenang untuk melayani masyarakat termasuk untuk proses legalisasi (JPs serve the community, primarily by witnessing documents and administering oaths and affirmations to persons wishing to make affidavits in proceedings before courts). Keterangan selanjutnya mengenai JP bisa dilihat di sini.  

Prosesnya cepat. Bawa fotokopi dokumen yang akan dilegalisir, bawa pula dokumen aslinya. Kemudian menemui JP. JP nanti akan mencocokkan fotokopi dengan aslinya, dihadapan kita, kemudian membubuhkan tanda tangan dan stempelnya. Selesai deh.

JP bisa kita temui dengan mudah, seperti misalnya, di kantor pos, di perpustakaan umum, di apotik dan bahkan di kampus-kampus, mereka bisa ditemui selama jam kerja, setiap hari kerja. JP bersifat perorangan.

Untuk menjadi seorang JP, syarat-syarat yang diperlukan adalah seorang warga negara Australia, berusia sekurang-kurangnya 18 tahun, memiliki kepribadian yang baik, dan terdaftar di daftar pemilihan negara (the State electoral roll), seperti dijelaskan di sini.

Jadi kita tidak perlu mengirimkan fotokopi  dokumen tersebut dan melegalisirnya di instansi penerbit, cukup dibawa kehadapan JP. Dan ini sudah cukup valid, plus free of charge lagi.

Sistem ini sangat membantu dan mudah.

Salam hangat. Bugi.

[Diposting juga di sini]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s