Kalau masalah belum berakhir …


Ketika email-email-an sama kolega di kampus, sempat tertangkap kata-kata bijak yang ada di bagian bawah alamatnya, yang saya yakin adalah bagian dari motto hidupnya, dan saya sangat tertarik untuk memperhatikannya lebih lanjut.

Kata-katanya berbunyi: “Everything will be okay in the end, if it’s not okay, it’s not yet the end.”

Sederhana, tapi memiliki makna yang dalam. Semuanya akan beres-beres saja pada akhirnya. Jika belum beres, itu artinya persoalan itu belum berakhir.

Hidup itu pasti memiliki yang kita namai dengan masalah atau problem atau kesulitan atau apalah namanya di dalamnya, yang akan memberikan konsekuensi kita menjadi berfikir keras mencarikan solusinya. Akibat psikologis yang biasanya akan dialami jika suatu masalah belum terselesaikan seperti misalnya: pusing, uring-uringan, tidak enak makan, dan lain sebagainya.

Ada sebagian orang yang bisa mengatasi masalah dengan sangat baik, sebagian orang tidak bisa mengatasi masalah dengan baik. Orang yang bisa mengatasi masalah dengan baik tidak dengan sendirinya bisa sampai dalam kondisi itu secara otomatis. Merekapun mempelajarinya berdasarkan pengetahuan yang dia miliki serta pengalaman yang telah dialaminya. Pengalaman yang dimaksud di sini adalah bukan hanya berasal dari pengalamannya sendiri, tetapi bisa jadi dari pengalaman orang lain yang ditarik pembelajaran dari apa yang dialami oleh orang lain tersebut.

Intinya, kita perlu untuk mempelajari apa yang disebut dengan ‘manajemen konflik’ dan bagaimana kita berani membuat keputusan untuk keluar dari suatu masalah ataupun untuk mengakhiri masalah tersebut. 

Jika kita tidak menyelesaikan masalah atau kita menyelesaikan masalah dengan cara ‘menggantung’nya, maka sebenarnya itu belum berakhir, seperti apa yang terkandung dari maksud kalimat bijak di atas.

Saya coba melanjutkan kalimat bijak tersebut dengan apa yang saya baca dalam Al Quran, yaitu  seperti yang tertuang dalam Al Quran surat Al Inshirah (94:6-7) yang artinya lebih kurang sebagai berikut:

So, verily, with every difficulty, there is relief. Verily, with every difficulty there is relief.” (setelah kesulitan, pasti ada kemudahan, setelah kesulitan, pasti ada kemudahan).

Itu janji Allah SWT. Dan saya yakin, janji Allah adalah benar. Kalimat dalam Al Quran itu adalah kalimat yang mengajarkan kita untuk optimis, berbaik sangka, dan mengajarkan kita untuk menjadi kreatif untuk dapat memecahkan suatu masalah dengan baik.

Pesan utama yang bisa saya peroleh adalah:

Kalau ada masalah, hadapi, usahakan cari solusinya dalam kerangka nilai-nilai positif, selesaikan dengan baik, dan yakinlah bahwa selalu ada kemudahan yang disediakan olehNya dalam menyelesaikan masalah. Hasil akhir, kembali kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa, agar dipilihakan dan ditunjukkan hasil akhir yang terbaik menurutNya, bukan menurut kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s