Bermain sambil mengenalkan huruf pada anak


Ini pengalaman pribadi. Tapi terinspirasi dari metode bermain sambil belajar. Dengan inpirasi itu saya sangat tertarik untuk selalu menyediakan waktu bermain dengan anak saya yang baru semata wayang ini. Salah satunya adalah dalam mengenalkan huruf-huruf tersebut.

Gambar 1 (dok. pribadi)

Ghia, pada tanggal 28 Mei ini akan genap berusia tiga tahun, mulai senang menyebut huruf-huruf yang dia lihat dan sempat terbaca jika ia sedang ikut dengan kami berbelanja di mall ataupun di tempat-tempat yang terpampang tulisan dengan huruf besar semua.

Pernah sewaktu istri saya sedang ada dalam antrian di kasir, di dekat kasir ada pintu keluar. Tertulis di situ EXIT. Dengan lantang dan tanpa diberikan aba-aba, ia langsung saja menyebutkan huruf-huruf tersebut satu persatu. ‘i’ (ejaan e dalam bahasa inggris), ‘eks’, ‘ai’, ‘ti’. Kita semua kaget, termasuk kasirnya.  

Gambar 2 (dok. pribadi)

Sang kasir lalu bahkan menyambung,”your right good boy, i.. eks .. ai … ti … is exit.”

Sekarang malah anak saya yang kaget, ternyata kasir itu memperhatikan apa yang ia lakukan.

Mulanya ia kami berikan huruf-huruf dalam berbagai warna (A-Z) dan bermagnet. Huruf-huruf tersebut kami tempelkan di kulkas. Rupanya huruf-huruf tersebut menjadi kegemarannya akhir-akhir ini. Sambil duduk di pangkuan, mulailah ia bermain dengan huruf-huruf yang tertempel di dinding kulkas itu.

Gambar 3 (dok. pribadi)

Lucu juga melihat bagaimana ia menyenangi ‘permainan’ ini. Kadang-kadang huruf yang dipasangnya terbalik. Kadang-kadang salah ambil huruf. Namun, itu semua bukan masalah, sepanjang ia menyenangi dan menikmati aktivitas ini. Dan kelihatannya, dengan aktivitas ini, ia lebih mudah mengerti.

Mulanya ia tertarik untuk menghafal huruf A sampai Z tersebut, sambil merangkai huruf-huruf yang dalam keadaan acak (gambar 1), menjadi rangkaian huruf A – Z yang teratur (gambar 2). Begitu berulang-ulang dan menjadi kegiatan rutinnya sebelum tidur.  

Gambar 4 (dok. pribadi)

Sekarang ini ia mulai senang pada menyusun kata-kata seperti:

Ji (g) … heijh (h) … ai (i) … e (a) … Ghia (namanya – gambar 3)

Bi (b)… yu (u)… ji (g) … ai (i) … Bugi (nama saya – gambar 4)

Em (m) … i (e) … a’ (r) … el (l) … ai (i) … en (n) … Merlin (nama tokoh film seri tv – gambar 5).

Sambil bergerak-gerak tangannya menyusun rangkaian huruf tersebut dan mulutnya menyebutkan huruf apa yang dipegangnya.

Gambar 5 (dok. pribadi)

Belum mau tidur sebelum ‘main huruf’, begitu ia menyebutnya. 

[Di posting juga di sini]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s