Bikin kue



Nama kuenya coklat pastri. Kulit pastrinya beli yang sudah siap jadi di supermarket. Kulit puff pastry, kalau saya, biasa untuk membuat pisang molen. Maklum, di sini tidak ada penjual pisang molen, tidak seperti Indonesia, penjual pisang molen bertebaran. Sebagai selingan, kadang-kadang diisi coklat atau apa saja yang lagi kepingin pada saat membuat dan bahannya tersedia di kulkas.
Akhir-akhir ini dalam menjalankan kegiatan hobby memasak ada tambahan satu asisten. Siapa lagi kalau bukan Ghia. Ya, dia sudah mulai ikut-ikutan bababnya bantuin masak. Kalau sudah mulai menyiapkan bahan-bahan untuk masak, terutama kue, Ghia langsung aja deh mendekati,”Bab…. Mau masak apa? Ghia liat… liat.” Langsung aja deh dia dorong kursi dan naik di atasnya, sehingga posisinya persis di sebelah saya.
Termasuk coklat pastri ini. dia ada andil di dalamnya. Walaupun untuk menjadi asisten itu tangannya jadi penuh tepung (bahkan sampai ke muka), apa saja penasaran untuk dicoba (walau masih mentah), tapi yang penting, dia itu kelihatannya enjoy banget. Ga mungkin lah dilarang untuk menikmati enjoynya itu.
Lagian, bagus juga kok untuk anak-anak dilibatkan dalam proses memasak. Di playgroupnya, Ghia juga sudah mulai biasa untuk memasak. Di playgroup ada program memasak bersama. Yang ringan-ringan saja, seperti misalnya biskuit, pizza, de el el deh.
Juga masak itu untuk semua, tidak hanya untuk wanita kan. Jadi, nothing wrong lah Ghia ikut masak. Malah mudah-mudahan nantinya bisa membantu mengasah kemampuan kreativitas dan keahliannya.
Tapi yang paling penting, ya itu, Ghia melakukannya happy banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s