7 bulanan Ghia



Assalamualaikum wr. wb.

Jumpa lagi setelah lama ga jumpa ya … Alhamdulillah baik2 baik aja di sini. Ini sekedar foto2 waktu acara 7 bulanannya Ghia … Ghia .. siapa ya dia? itu tuh .. yang masih ada didalam perutnya Bunda Mia … psst, terpaksa dibocorin deh .. bukan apa2, untuk memudahkan aja diantara saya dan nyonya untuk mengkomunikasikan kalau mau menyebut si kecil itu, our baby, yang masih ada di dalam kandungan. Kalau ga dipake istilah penyambung, alias nickname, gimana nyebutnya dong, .. apa si anu .. apa si … dia .. atau ‘it’ atau apalah .. so, just to make it easy … jadi sekarang udah tau ya .. kenapa nama blog ini ‘Bababna Ghia’ artinya, Bapaknya Ghia, karena yang create blog ini .. Bapaknya Ghia, yang masih ada dalam kandungan itu.

Jadi ceritanya, waktu itu habis telpon2an tuh sama bundanya Ghia, cerita punya cerita, ternyata sudah mau masuk ke bulan ke 7, amazing banget deh, ga terasa ya, Ghia didalam kandungan udah tujuh bulan (belum mau keluar kan ya Ghia, tunggu waktunya toh … lho .. makassarnya keluar deh). Nah terus, at the same time, mau ada pengajian rutin di UC, koordinatornya mas Firry, langsung aja deh nanya, bisa ga sekalian mau minta di doain tuh sama temen2 sesama perantauan or colleague or whatever, yang aku kenal di kampus. Ok, lalu di settinglah acaranya … pengajian dulu, ceramah oleh Dai ‘kondang’ mas Aun, terus habis shalat magrib baca doa, dipimpin oleh Dai (‘kondang’ juga) mas Slamet di Muslim Prayer room building 2 UC. Setelah selesai, baru ke Resource Center di depan University Village, ada ruangan yang biasa dipake pertemuan, dulu juga dipake pertemuan UC Student Society disitu. maksudnya kan, yang ga ikut pengajian (non muslim) bisa juga hadir dan turut mendoakan Ghia dan ibunya gitu loh. Yang masak … siapa ya .. itu lho, para jago masak dariUCISS: mbak Fitri, bu Nani dan bu Dewi. Hebat deh .. sambil study, punya keahlian lain, yaitu memasak. Mereka bersedia untuk bantu masak, yo wis, jalanlah acaranya. Menunya: Nasi putih, ayam bumbu bali, semur ayam kentang, bihun goreng,

snack, buah2 dan es cendol, wah .. serasa di Indonesia deh.

Yang dateng, alhamdulillah cukup meriah. Dari UCISS (UCISS itu kepanjangannya: University of Canberra Student Society): mas Windu (ketuanya), Anika (sekretaris), Firry, Tono, Lina, Luky, Fitri, Nani, Dewi, Ismail, Slamet, Aun, Yafet, mas Joni, Eko, Fauzan, Indra, dan Shandy. (non Indonesianya): Viengxay (laos), Ahmad (maladewa), Muhammad (mesir), Arnold (belanda), Jennifer (aussie), Raad (bangladesh), Abi (india), Nabil (bahrain), siapa lagi ya .. kaya’nya udah semua deh …

Acaranya, pembukaan (biasa … ane yang ngomong, tau ga, disampingnya aku buka laptop dengan foto bunda sebagai wallpaper, artinya aku disitu ga bicara sendiri, tapi ada bunda yang berdiri disamping kiri, walaupun dalam laptop), terus baca doa oleh mr. Slamet. terus makan malem deh. abis itu, pada mau poco2 .. ayo poco2 .. abis itu, eh, masih pada kangen nari, ya udah .. nari indang lagi .. seperti foto2 terlampir ini.

Alhamdulillah, banyak yang hadir, banyak yang ngebantu, mulai dari belanja (thanks ya mas Fauzan – yang udah nganterin), masak (thanks mbak Fitri & co), yang udah bookingin tempat (thanks mbak Anika cs) de el el deh yang bersedia hadir dan terutama mendoakan bunda dan Ghia agar kelak selamat dalam proses lahirnya dan semoga Ghia menjadi anak yang berguna bagi Agama, nusa dan bangsa, terutama dapat berbakti pada kedua orang tuanya (tuh .. Ghia, dengerin ya … ), amin ya robbal alamin.

wassalam,
Babab

 

 

 

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s